كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka usahakan itu telah menutupi karat pada hati mereka.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَkallaa bal raana alaa quluubihim maa kaanuu yaksibuunasekali-kali tidak, bahkan apa yang mereka usahakan itu telah menutupi karat pada hati mereka
Aplikasi
Metafora tajam tentang korupsi hati: 'sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka usahakan itu telah menutupi karat pada hati mereka', citra karat yang menumpuk akibat perbuatan buruk berulang, penjelasan mekanistik tentang bagaimana dosa berkelanjutan mengaburkan kepekaan moral secara bertahap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-y-n, q-l-b, k-w-n, k-s-b): kallaa bal raana alaa quluubihim maa kaanuu yaksibuun diterjemahkan 'apa yang mereka usahakan telah mengaratkan hati' (akar r-y-n: rayn, karat/lapisan menutup; akar q-l-b + akar k-s-b, epistemologi terjemahan ini: DOSA menutup persepsi-hati, cf. 2:7, 47:24 aqfaaluhaa, 7:100-101). Selaras, kunci: pengingkaran bukan cacat-nalar melainkan hati-berkarat.