ثُمَّ مَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ
Kemudian, tahukah engkau apakah Hari Pertanggungjawaban itu?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ثُمَّ مَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِtsumma maa adraaka maa yawmu d-diinikemudian, tahukah engkau apakah Hari Pertanggungjawaban itu
Aplikasi
Penguatan melalui pengulangan: 'kemudian, tahukah engkau apakah Hari Pertanggungjawaban itu?', repetisi yang menegaskan bahwa kedalaman makna hari tersebut layak direnungkan berulang kali.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain: 'hari Pembalasan' (15:35: 'hari Kiamat'). Pengulangan penegasan (82:17) untuk penekanan. Bagian rollout kelompok (a) akar diin, 12 kemunculan 'yawm al-diin' (15:35, 26:82, 37:20, 38:78, 51:12, 56:56, 70:26, 74:46, 82:15/17/18, 83:11) diseragamkan 'Hari Pertanggungjawaban' demi konsistensi leksikal. Konvergen mainstream (bukan reinterpretasi kontroversial); nuansa 'pertanggungjawaban' menyorot hisaab yg diakui tradisi (terjemahan lain sendiri: yaumul-hisaab). Catatan catatan lama menyebut 'the Day of Judgment/Requital'; sebagian penerjemah TIDAK pernah memakai 'Requital' di ayat-ayat ini. Frasa 'yawm al-diin' (akar d-y-n). Konvensi terjemahan ini: diin wajah (a) = pertanggungjawaban (balasan+perhitungan), lih. definisi-jangkar di scripts/ + entri kanonik 1:4.