فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعْ مِنْهُمْ آثِمًا أَوْ كَفُورًا

Maka bersabarlah untuk putusan Tuhanmu dan jangan ikuti pendosa dan orang yang sangat kufur di antara mereka.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعْ مِنْهُمْ آثِمًا أَوْ كَفُورًاfa-sbir li-hukmi rabbika wa-laa tuti' minhum aatsiman aw kafuuranmaka bersabarlah untuk putusan Tuhanmu dan jangan ikuti pendosa dan orang yang sangat kufur di antara mereka
Aplikasi

Instruksi kesabaran disertai batas ketaatan: 'bersabarlah untuk (melaksanakan) putusan Tuhanmu dan jangan ikuti pendosa dan orang yang sangat kufur di antara mereka', kombinasi ketahanan menjalankan kewajiban dengan kewaspadaan terhadap pengaruh negatif yang mungkin muncul dari lingkungan sekitar.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan). Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).