بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ هَلْ أَتَىٰ عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا

Bukankah telah datang atas manusia suatu masa dari waktu, ketika ia belum merupakan sesuatu yang disebut?

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. هَلْ أَتَىٰ عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًاhal ataa alaa l-insaani hiinun mina d-dahri lam yakun shay'an madzkuuranbukankah telah datang atas manusia suatu masa dari waktu, ketika ia belum merupakan sesuatu yang disebut
Aplikasi

Pembukaan Al-Insan dengan pengingat asal-usul: 'bukankah telah datang kepada manusia suatu masa dari waktu, ketika ia belum merupakan sesuatu yang disebut?', pengingat tentang periode ketiadaan sebelum eksistensi, dasar bagi kerendahan hati tentang keberadaan yang bukan hak bawaan melainkan anugerah.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, a-n-s, h-y-n, d-h-r, k-w-n, sh-y-a, dz-k-r): hal ataa alaa l-insaan hiin min ad-dahr lam yakun shay'an madhkuuran diterjemahkan 'bukankah datang suatu masa ketika manusia belum sesuatu yang disebut' (akar '-n-s + akar d-h-r + akar dz-k-r, asal manusia dari ketiadaan; kerendahan asal-usul melawan kesombongan). Selaras.