فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ

Apabila mata terbelalak,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُfa-idzaa bariqa l-basaruapabila mata terbelalak
Aplikasi

Momen kepanikan yang digambarkan fisik: 'apabila mata terbelalak (ketakutan)', deskripsi reaksi tubuh yang konkret terhadap momen krisis, menegaskan realitas pengalaman yang akan dihadapi.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.