ثُمَّ أَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَ

Kemudian dia berpaling dan menyombongkan diri,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. ثُمَّ أَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَtsumma adbara wa-stakbarakemudian dia berpaling dan menyombongkan diri
Aplikasi

Keputusan final yang didorong ego: 'kemudian, dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri', pilihan untuk menolak meski secara internal tidak menemukan alasan substantif, kesombongan yang mengalahkan kejujuran intelektual.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.