ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ

Kemudian binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَtsumma qutila kayfa qaddarakemudian binasalah dia, bagaimanakah dia menetapkan
Aplikasi

Penekanan berulang atas kesalahan yang sama: 'kemudian, binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?', pengulangan yang menegaskan besarnya ironi antara kemampuan berpikir yang dimiliki dan hasil akhir yang justru menyesatkan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.