مَا أَغْنَىٰ عَنِّي مَالِيَهْ ۜ

Hartaku sama sekali tidak mencukupkanku.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. مَا أَغْنَىٰ عَنِّي مَالِيَهْmaa aghnaa annii maaliyah'hartaku sama sekali tidak mencukupkanku'
Aplikasi

Kegagalan kekayaan pada momen krusial: 'hartaku sama sekali tidak mencukupkanku', pengakuan bahwa akumulasi material yang dulu dibanggakan ternyata tidak memiliki nilai penyelamatan pada saat yang paling dibutuhkan, kesadaran terlambat tentang prioritas yang salah tempat.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').