وَإِنْ يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ
Sesungguhnya orang-orang yang kufur itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar peringatan itu, dan mereka berkata, “Sesungguhnya dia benar-benar orang gila.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنْ يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَwa-in yakaadu lladziina kafaruu la-yuzliquunaka bi-absaarihim lammaa sami'uu dz-dzikrasesungguhnya orang-orang yang kufur itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar peringatan itu
- وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌwa-yaquuluuna innahu la-majnuunundan mereka berkata, 'sesungguhnya dia benar-benar orang gila'
Aplikasi
Deskripsi kebencian yang intens: 'orang-orang yang kufur itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan matanya ketika mereka mendengar Al-Qur'an dan berkata: dia benar-benar orang gila', gambaran kekuatan emosional kebencian yang begitu intens hingga digambarkan seperti daya fisik yang hampir menjatuhkan, pengingat tentang tekanan psikologis yang dihadapi penyampai kebenaran dari penentang yang bermusuhan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.