أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صَافَّاتٍ وَيَقْبِضْنَ ۚ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا الرَّحْمَٰنُ ۚ إِنَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ بَصِيرٌ
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya selain Ar-Rahman. Sesungguhnya Dia melihat segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صَافَّاتٍ وَيَقْبِضْنَa-wa-lam yaraw ilaa t-tayri fawqahum saaffaatin wa-yaqbidnatidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka
- مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا الرَّحْمَٰنُmaa yumsikuhunna illaa r-rahmaanutidak ada yang menahannya selain Ar-Rahman
- إِنَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ بَصِيرٌinnahu bi-kulli shay'in basiirunsesungguhnya Dia melihat segala sesuatu
Aplikasi
Ajakan observasi alam sebagai bukti kekuasaan: 'tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Ar-Rahman', fenomena sehari-hari (burung terbang) yang jarang direnungkan mendalam, padahal menunjukkan hukum fisika yang bekerja atas kehendak yang lebih besar dari sekadar mekanisme biologis semata.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Yang Maha Pengasih.” diterjemahkan “Ar-Rahmaan.”. Corpus ayat ini: «r~aHomanu, TAKRIF».