إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ
Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya secara gaib akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌinna lladziina yakhshawna rabbahum bi-l-ghaybi lahum maghfiratun wa-ajrun kabiirunsesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya secara gaib akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar
Aplikasi
Definisi ketakwaan sejati: 'orang-orang yang takut kepada Tuhannya dengan tanpa melihat-Nya akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar', pengakuan bahwa kualitas keimanan diuji justru dalam ketiadaan bukti visual langsung, kesetiaan yang bertahan tanpa memerlukan penglihatan konkret sebagai jaminan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…ihat-Nya akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.…”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Corpus ayat ini: «m~agofirapN, INDEFINIT». maghfirah diterjemahkan 'ampunan'.