قَالُوا بَلَىٰ قَدْ جَاءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللَّهُ مِنْ شَيْءٍ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ كَبِيرٍ
Mereka menjawab, “Benar, sungguh telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, tetapi kami mendustakan dan kami berkata, ‘Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun.’” “Kalian tidak lain hanyalah dalam kesesatan yang besar.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا بَلَىٰ قَدْ جَاءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللَّهُ مِنْ شَيْءٍqaaluu balaa qad jaa'anaa nadziirun fa-kadzdzabnaa wa-qulnaa maa nazzala llaahu min shay'inmereka menjawab, 'benar, sungguh telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, tetapi kami mendustakan dan kami berkata, Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun'
- إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ كَبِيرٍin antum illaa fii dalaalin kabiirin'kalian tidak lain hanyalah dalam kesesatan yang besar'
Aplikasi
Pengakuan jujur di akhirat: 'pernah! Sungguh, seorang pemberi peringatan telah datang kepada kami, tetapi kami mendustakan(-nya)', pengakuan tegas bahwa penolakan bukan karena ketiadaan kesempatan, melainkan keputusan sadar untuk menolak peringatan yang jelas, penghapusan alasan 'tidak tahu' sebagai pembelaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.