فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالنُّورِ الَّذِي أَنْزَلْنَا ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Maka berimanlah kepada Allah, Rasul-Nya, dan cahaya yang telah Kami turunkan. Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالنُّورِ الَّذِي أَنْزَلْنَاfa-aaminuu billaahi wa-rasuulihi wa-n-nuuri lladzii anzalnaamaka berimanlah kepada Allah, Rasul-Nya, dan cahaya yang telah Kami turunkan
- وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌwa-llaahu bimaa ta'maluuna khabiirunAllah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan
Aplikasi
Tiga objek keimanan yang saling terkait: 'berimanlah kalian kepada Allah, Rasul-Nya, dan cahaya (Al-Qur'an) yang telah Kami turunkan', struktur keimanan yang mencakup sumber (Allah), perantara (Rasul), dan pesan (wahyu), ketiga elemen yang perlu diterima bersamaan bukan dipilih secara sebagian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!).