وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْ ۖ وَإِنْ يَقُولُوا تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْ ۖ كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ ۖ يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْ ۚ هُمُ الْعَدُوُّ فَاحْذَرْهُمْ ۚ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ ۖ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ

Apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Jika mereka bertutur kata, engkau mendengarkan tutur kata mereka. Mereka bagaikan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Merekalah musuh, maka waspadalah terhadap mereka. Semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?

Terjemahan bertahap (6 jeda)
  1. وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْwa-idzaa ra'aytahum tu'jibuka ajsaamuhumapabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu
  2. وَإِنْ يَقُولُوا تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْwa-in yaquuluu tasma' li-qawlihimjika mereka bertutur kata, engkau mendengarkan tutur kata mereka
  3. كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌka-annahum khushubun musannadatunmereka bagaikan kayu yang tersandar
  4. يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْyahsabuuna kulla sayhatin alayhimmereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka
  5. هُمُ الْعَدُوُّ فَاحْذَرْهُمْhumu l-aduwwu fa-hdzarhummerekalah musuh, maka waspadalah terhadap mereka
  6. قَاتَلَهُمُ اللَّهُ ۖ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَqaatalahumu llaahu annaa yu'fakuunasemoga Allah membinasakan mereka; bagaimanakah mereka dapat dipalingkan
Aplikasi

Deskripsi visual yang tajam: 'apabila engkau melihat mereka, tubuhnya mengagumkanmu. mereka bagaikan (seonggok) kayu yang tersandar', kontras antara penampilan menarik dan kekosongan substansi di dalamnya, peringatan untuk tidak menilai kualitas seseorang hanya dari penampilan fisik atau kefasihan bicara semata.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.