بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ

Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah, Sang Raja, Sang Kudus, Sang Digdaya, lagi Sang Penuh Hikmah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِyusabbihu lillaahi maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardiapa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah
  2. الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِal-maliki l-qudduusi l-aziizi l-hakiimiSang Raja, Sang Kudus, Sang Digdaya, lagi Sang Penuh Hikmah
Aplikasi

Pembukaan Al-Jumu'ah dengan rangkaian nama agung: 'bertasbih kepada Allah Sang Raja, Sang Kudus, Sang Digdaya, lagi Sang Penuh Hikmah', kombinasi kekuasaan (Raja, Digdaya) dan kesempurnaan moral (Kudus, Penuh Hikmah), gambaran otoritas yang tidak semata kekuatan tetapi juga kebijaksanaan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan perkasa diterjemahkan 'Sang Digdaya' (takrif corpus); pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, terjemahan terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). TUMPUKAN 4 NAMA, grounding BUKTI INTERNAL dulu ( UTAMA); nama berbagi dgn 59:23 dirujuk ke sana. • malik diterjemahkan 'Sang Raja' (akar m-l-k, akar kaya; keputusan MLK, maalik yawm ad-diin 1:4 dst.). Formula al-'aziiz al-hakiim (penutup banyak ayat) diterjemahkan 'Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah'.