لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۚ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Harta benda dan anak-anak mereka sedikit pun tidak mencukupkan mereka dari Allah. Mereka itulah penghuni api. Mereka kekal di dalamnya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًاlan tughniya anhum amwaaluhum wa-laa awlaaduhum mina llaahi shay'anharta benda dan anak-anak mereka sedikit pun tidak mencukupkan mereka dari Allah
  2. أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِulaa'ika ashaabu n-naarimereka itulah penghuni api
  3. هُمْ فِيهَا خَالِدُونَhum fiihaa khaaliduunamereka kekal di dalamnya
Aplikasi

Ketidakberdayaan kekayaan menghadapi konsekuensi ilahi: 'harta benda dan anak-anak mereka sedikit pun tidak mencukupkan mereka dari (azab) Allah', pengingat bahwa aset material dan keturunan, betapa pun berharga di dunia, tidak memiliki daya tawar terhadap konsekuensi moral yang sudah ditetapkan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').