أَأَشْفَقْتُمْ أَنْ تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيْ نَجْوَاكُمْ صَدَقَاتٍ ۚ فَإِذْ لَمْ تَفْعَلُوا وَتَابَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Apakah kalian takut mengeluarkan sedekah sebelum pembicaraan rahasia kalian? Jika kalian tidak melakukannya dan Allah telah menerima tobat kalian, tegakkanlah salat, berikanlah zakat, serta taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- أَأَشْفَقْتُمْ أَنْ تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيْ نَجْوَاكُمْ صَدَقَاتٍa-ashfaqtum an tuqaddimuu bayna yaday najwaakum sadaqaatinapakah kalian takut mengeluarkan sedekah sebelum pembicaraan rahasia kalian
- فَإِذْ لَمْ تَفْعَلُوا وَتَابَ اللَّهُ عَلَيْكُمْfa-idz lam taf'aluu wa-taaba llaahu alaykumjika kalian tidak melakukannya dan Allah telah menerima tobat kalian
- فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُfa-aqiimuu s-salaata wa-aatuu z-zakaata wa-atii'uu llaaha wa-rasuulahutegakkanlah salat, berikanlah zakat, serta taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya
- وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَwa-llaahu khabiirun bimaa ta'maluunadan Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan
Aplikasi
Pembatalan aturan sebelumnya sebagai bentuk keringanan: 'apakah kalian takut (menjadi miskin) jika mengeluarkan sedekah. jika kalian tidak melakukannya dan Allah kembali (memberi keringanan) kepada kalian, tegakkanlah salat, berikanlah zakat', fleksibilitas hukum yang responsif terhadap kesulitan praktis nyata, kembali kepada kewajiban dasar (salat, zakat, ketaatan) sebagai jalan tengah yang tetap terjangkau.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “mengampunimu,” diterjemahkan “mengampuni kalian,”; “tunaikanlah” diterjemahkan “berikanlah”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. Corpus ayat ini: «S~alawpa, TAKRIF»; «z~akawpa, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar') · zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'. ⟶ akar t-w-b SUB-KASUS KERINGANAN: bentuk *taaba llaahu alaykum* di sini TIDAK diterjemahkan 'menyambut tobat' (konvensi umum akar t-w-b) melainkan 'kembali (memberi keringanan)'. Kriteria SINTAKSIS terverifikasi corpus: *taaba alaa* +, 'Dia kembali kepada kalian, MAKA '. Hanya 2 ayat di seluruh Qur'an memenuhi: 58:13 (*fa-aqiimuu*) & 73:20 (*fa-qra'uu*); 20 ayat *taaba alaa* lain diikuti inna/wa/thumma/aw (nol positif-palsu). Konteks keduanya = kewajiban diringankan TANPA tobat disebut. Bandingkan 2:187 (kelonggaran puasa) yang TIDAK memenuhi kriteria & memang memuat pelanggaran (*takhtaanuuna anfusakum*) diterjemahkan di sana 'menyambut tobat' tepat.