إِنَّمَا النَّجْوَىٰ مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya bisikan hanyalah dari setan, agar orang-orang yang beriman bersedih; dan ia tidak dapat memudaratkan mereka sedikit pun kecuali dengan izin Allah; dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- إِنَّمَا النَّجْوَىٰ مِنَ الشَّيْطَانِinnamaa n-najwaa mina sh-shaytaanisesungguhnya bisikan hanyalah dari setan
- لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُواli-yahzuna lladziina aamanuuagar orang-orang yang beriman bersedih
- وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِwa-laysa bi-daarrihim shay'an illaa bi-idzni llaahidan ia tidak dapat memudaratkan mereka sedikit pun kecuali dengan izin Allah
- وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَwa-alaa llaahi fa-l-yatawakkali l-mu'minuunadan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal
Aplikasi
Sumber gangguan psikologis diidentifikasi: 'bisikan (rahasia) itu hanyalah dari setan, agar orang-orang yang beriman bersedih; dan ia tidak dapat memudaratkan mereka sedikit pun kecuali dengan izin Allah', pemisahan antara sumber gangguan (upaya menimbulkan kecemasan) dan batasan kekuatannya (terbatas tanpa izin Allah), dasar bagi ketenangan menghadapi rumor atau bisikan negatif tanpa dasar nyata.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-j-w, sh-t-n, h-z-n, a-m-n, l-y-s, d-r-r, sh-y-a, a-dz-n, a-l-h, w-k-l): an-najwaa min ash-shaytaan li-yahzuna diterjemahkan 'bisikan dari setan agar (mukmin) bersedih' (akar n-j-w + akar h-z-n); laysa bi-daarrihim shay'an illaa bi-idhn allaah diterjemahkan 'tak memudaratkan kecuali dengan izin Allah' (akar d-r-r + akar '-dz-n, setan tak berkuasa memudaratkan tanpa izin Ilahi; sepola sultaan: kuasa setan terbatas, 14:22, 16:99); yatawakkal diterjemahkan 'bertawakal' (akar w-k-l). Selaras.