الَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْكُمْ مِنْ نِسَائِهِمْ مَا هُنَّ أُمَّهَاتِهِمْ ۖ إِنْ أُمَّهَاتُهُمْ إِلَّا اللَّائِي وَلَدْنَهُمْ ۚ وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنْكَرًا مِنَ الْقَوْلِ وَزُورًا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌ
Orang-orang yang menzihar istri-istri mereka di antara kalian, istri-istri mereka bukanlah ibu-ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah perempuan-perempuan yang melahirkan mereka. Sesungguhnya mereka benar-benar mengucapkan suatu perkataan yang mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah benar-benar pemaaf lagi pengampun.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- الَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْكُمْ مِنْ نِسَائِهِمْalladziina yuzhaahiruuna minkum min nisaa'ihimorang-orang yang menzihar istri-istri mereka di antara kalian
- مَا هُنَّ أُمَّهَاتِهِمْmaa hunna ummahaatihimistri-istri mereka bukanlah ibu-ibu mereka
- إِنْ أُمَّهَاتُهُمْ إِلَّا اللَّائِي وَلَدْنَهُمْin ummahaatuhum illaa llaa'ii waladnahumibu-ibu mereka tidak lain hanyalah perempuan-perempuan yang melahirkan mereka
- وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنْكَرًا مِنَ الْقَوْلِ وَزُورًاwa-innahum la-yaquuluuna munkaran mina l-qawli wa-zuuransesungguhnya mereka benar-benar mengucapkan suatu perkataan yang mungkar dan dusta
- وَإِنَّ اللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌwa-inna llaaha la-afuwwun ghafuurundan sesungguhnya Allah benar-benar pemaaf lagi pengampun
Aplikasi
'istri mereka itu bukanlah ibunya. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah perempuan yang melahirkannya. mereka benar-benar telah mengucapkan suatu perkataan yang mungkar dan dusta', penegasan bahwa ucapan simbolis yang menyamakan istri dengan ibu (zihar) adalah pernyataan yang secara faktual keliru dan berdampak nyata, bahasa yang digunakan dalam hubungan rumah tangga memiliki bobot hukum dan moral yang serius.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini: “Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun”. terjemahan ini: huruf kecil (keduanya indefinit), bebas “Maha”. akar '-f-w diterjemahkan; akar gh-f-r diterjemahkan. Bukan sewenang, ia dibumikan pada inti akarnya: vs. terjemahan lain sendiri sudah condong ke sana (*'afaa* diterjemahkan “maaf” 21/25; *'afuww* diterjemahkan “maaf” 5/5; *ghafara* diterjemahkan “ampun”); konvensi kita mempertegasnya & menutup kebocorannya., dan ini cermin temuan basmalah. Kalau keduanya “ampun”, ayat ini mengulang. ***'afaa* = MENGHAPUS*ghafara* = MENUTUPI** (dosa tetap ada, diselubungi dari paparan; *mighfar* = penutup kepala). diterjemahkan Allah dosa. Persis logika non-redundansi yang menegakkan basmalah. Rumus ini muncul di 4 dari 5 *'afuww* (4:43, 4:99, 22:60, 58:2; sisanya *'afuww qadiir* 4:149). Rujukan: Corpus ayat ini: = LEM:Eafuw~ ROOT:Efw,; = LEM:gafuwr ROOT:gfr,. May God ”.