بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ

Sungguh, Allah telah mendengar ucapan perempuan yang mengajukan gugatan kepadamu tentang suaminya dan mengadu kepada Allah, dan Allah mendengar percakapan kalian berdua. Sesungguhnya Allah mendengar lagi melihat.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَاqad sami'a llaahu qawla llatii tujaadiluka fii zawjihaasungguh, Allah telah mendengar ucapan perempuan yang mengajukan gugatan kepadamu tentang suaminya
  2. وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِwa-tashtakii ilaa llaahidan mengadu kepada Allah
  3. وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَاwa-llaahu yasma'u tahaawurakumaadan Allah mendengar percakapan kalian berdua
  4. إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌinna llaaha samii'un basiirunsesungguhnya Allah mendengar lagi melihat
Aplikasi

Pengakuan atas keluhan personal: 'Allah telah mendengar ucapan wanita yang mengajukan gugatan kepadamu tentang suaminya dan mengadukan kepada Allah', validasi eksplisit bahwa keluhan personal seorang perempuan terhadap masalah rumah tangga didengar dan direspons serius di tingkat wahyu, bukan dianggap terlalu remeh untuk mendapat perhatian.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Ayat definisional samii': Allah MENDENGAR gugatan perempuan yang mengadu, qad sami'a (verba) + innallaaha samii'un basiir (sebutan) dalam SATU ayat; tahaawurakumaa = percakapan KALIAN BERDUA (2D). Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.