لِئَلَّا يَعْلَمَ أَهْلُ الْكِتَابِ أَلَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِنْ فَضْلِ اللَّهِ ۙ وَأَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Agar Ahlulkitab mengetahui bahwa mereka sedikit pun tidak akan mendapat karunia Allah, dan bahwa karunia itu ada di tangan Allah, Dia menganugerahkannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Pemilik karunia yang agung.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. لِئَلَّا يَعْلَمَ أَهْلُ الْكِتَابِli-allaa ya'lama ahlu l-kitaabiagar Ahlulkitab mengetahui
  2. أَلَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِنْ فَضْلِ اللَّهِallaa yaqdiruuna alaa shay'in min fadli llaahibahwa mereka sedikit pun tidak akan mendapat karunia Allah
  3. وَأَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُwa-anna l-fadla bi-yadi llaahi yu'tiihi man yashaa'udan bahwa karunia itu ada di tangan Allah, Dia menganugerahkannya kepada siapa yang Dia kehendaki
  4. وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِwa-llaahu dzuu l-fadli l-azhiimidan Allah Pemilik karunia yang agung
Aplikasi

Penutup tegas tentang sumber karunia: 'karunia itu ada di tangan Allah. Dia menganugerahkannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya', penegasan bahwa tidak ada kelompok yang bisa mengklaim eksklusivitas atas anugerah ilahi berdasarkan identitas kelompok semata, karunia tetap berada dalam kendali penuh sumbernya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).