وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلَٰكِنْ لَا تُبْصِرُونَ

dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian, tetapi kalian tidak melihat.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْكُمْwa-nahnu aqrabu ilayhi minkumdan Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian
  2. وَلَٰكِنْ لَا تُبْصِرُونَwa-laakin laa tubsiruunatetapi kalian tidak melihat
Aplikasi

Kehadiran yang tak terlihat namun nyata: 'Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian, tetapi kalian tidak melihat', penegasan kedekatan ilahi pada momen paling personal dan rentan sekalipun, kehadiran yang tidak bergantung pada persepsi indrawi manusia untuk menjadi nyata.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.