Ayat 56:83

فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ

Maka, mengapa ketika telah sampai di kerongkongan,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَfa-lawlaa idzaa balaghati l-hulquumamaka, mengapa ketika telah sampai di kerongkongan
Aplikasi

Momen kritis yang digambarkan: 'mengapa ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan', pengalihan fokus ke saat-saat terakhir kehidupan, momen ketika segala klaim kendali manusia diuji secara langsung.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-l-gh, h-l-q): balaghat al-hulquum diterjemahkan 'sampai di kerongkongan' (akar b-l-gh + akar h-l-q). gloss '(kamu)/(menahan nyawa)' dibuang.

Ayat 56:84

وَأَنْتُمْ حِينَئِذٍ تَنْظُرُونَ

sedang kalian ketika itu melihat,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَأَنْتُمْ حِينَئِذٍ تَنْظُرُونَwa-antum hiina'idzin tanzhuruunasedang kalian ketika itu melihat
Aplikasi

Kesaksian tak berdaya orang-orang di sekitar: 'sedang kalian ketika itu melihat', gambaran orang-orang terdekat yang hanya bisa menyaksikan tanpa mampu berbuat apa pun, pengingat akan batas mutlak kemampuan manusia menolong sesama pada momen tertentu.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-y-n, n-zh-r): hiina'idhin tanzhuruun diterjemahkan 'ketika itu kalian melihat' (akar n-zh-r). gloss '(orang yang sedang sekarat)' dibuang.