مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ فُرُشٍ بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍ ۚ وَجَنَى الْجَنَّتَيْنِ دَانٍ

Mereka bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutra tebal; dan buah kedua taman dekat.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ فُرُشٍ بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍmuttaki'iina alaa furushin bataa'inuhaa min istabraqinmereka bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutra tebal
  2. وَجَنَى الْجَنَّتَيْنِ دَانٍwa-janaa l-jannatayni daanindan buah kedua taman dekat
Aplikasi

Kenyamanan yang mudah dijangkau: 'bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutra tebal; dan buah kedua surga itu dekat (dapat dipetik)', penekanan pada aksesibilitas kenikmatan tanpa usaha berlebihan, kontras dengan kerja keras dan perjuangan yang menjadi ciri kehidupan dunia.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-k-a, f-r-sh, b-t-n, j-n-y, j-n-n, d-n-w): muttaki'iin alaa furush diterjemahkan 'bersandar di permadani' (akar w-k-' + akar f-r-sh); bataa'inuhaa min istabraq diterjemahkan 'bagian dalamnya sutra tebal' (akar b-t-n); janaa l-jannatayn daan diterjemahkan 'buah kedua surga dekat' (akar j-n-y + akar d-n-w). Selaras.