فَذَكِّرْ فَمَا أَنْتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍ

Maka, berilah peringatan, karena dengan nikmat Tuhanmu, engkau bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula orang gila.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَذَكِّرْfa-dzakkirmaka, berilah peringatan
  2. فَمَا أَنْتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَfa-maa anta bi-ni'mati rabbikakarena dengan nikmat Tuhanmu, engkau bukanlah
  3. بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍbi-kaahinin wa-laa majnuuninseorang tukang tenung dan bukan pula orang gila
Aplikasi

Pembelaan penting karakter Nabi: 'engkau bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula orang gila', bantahan tegas terhadap dua tuduhan berlawanan yang sering dilontarkan bersamaan, ketidakkonsistenan yang menunjukkan tuduhan itu sendiri tidak berdasar argumen substantif.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar dz-k-r, n-'-m, r-b-b, k-h-n, j-n-n): fa-dhakkir fa-maa anta…bi-kaahin wa laa majnuun diterjemahkan 'berilah peringatan, engkau bukan tukang tenung & bukan orang gila' (akar dz-k-r + akar k-h-n + akar j-n-n, dhakkir=peran-disangkal (memperingatkan); bantahan tuduhan kaahin/majnuun, cf. 69:42, 81:22). gloss '(Wahai Nabi Muhammad,)/(terus menyampaikan)' dibuang.