وَيُعَذِّبَ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْمُشْرِكِينَ وَالْمُشْرِكَاتِ الظَّانِّينَ بِاللَّهِ ظَنَّ السَّوْءِ ۚ عَلَيْهِمْ دَائِرَةُ السَّوْءِ ۖ وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

dan agar Dia mengazab orang-orang munafik lelaki dan perempuan serta orang-orang musyrik lelaki dan perempuan, yang bersangka buruk terhadap Allah; atas mereka giliran keburukan; dan Allah murka kepada mereka, melaknat mereka, dan menyediakan bagi mereka Jahanam; dan seburuk-buruk tempat kembali.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَيُعَذِّبَ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْمُشْرِكِينَ وَالْمُشْرِكَاتِ الظَّانِّينَ بِاللَّهِ ظَنَّ السَّوْءِwa-yu'adzdziba l-munaafiqiina wa-l-munaafiqaati wa-l-mushrikiina wa-l-mushrikaati zh-zhaanniina bi-llaahi zhanna s-saw'idan agar Dia mengazab orang-orang munafik lelaki dan perempuan serta orang-orang musyrik lelaki dan perempuan, yang bersangka buruk terhadap Allah
  2. عَلَيْهِمْ دَائِرَةُ السَّوْءِalayhim daa'iratu s-saw'iatas mereka giliran keburukan
  3. وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَwa-ghadiba llaahu alayhim wa-la'anahum wa-a'adda lahum jahannamadan Allah murka kepada mereka, melaknat mereka, dan menyediakan bagi mereka Jahanam
  4. وَسَاءَتْ مَصِيرًاwa-saa'at masiirandan seburuk-buruk tempat kembali
Aplikasi

Konsekuensi kontras bagi yang 'bersangka buruk terhadap Allah', dua nasib berlawanan berdasarkan sikap batin terhadap Tuhan, bukan hanya tindakan lahiriah semata.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-dz-b, n-f-q, sh-r-k, zh-n-n, a-l-h, s-w-a, d-w-r, gh-d-b, l-'-n, '-d-d, s-y-r): azh-zhaanniin bi-llaah zhann as-saw' diterjemahkan 'yang bersangka buruk terhadap Allah' (akar zh-n-n + akar s-w-', sangkaan buruk pada Allah=akar kemunafikan/syirik, cf. 41:23, 3:154); daa'irat as-saw' diterjemahkan 'giliran keburukan' (akar d-w-r); ghadiba…la'anahum diterjemahkan 'murka…melaknat' (akar gh-d-b + akar l-'-n); saa'at masiiran diterjemahkan 'seburuk-buruk tempat kembali' (akar s-w-' + akar s-y-r). Selaras.