أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

Maka, tidakkah mereka merenungkan Al-Qur'an, ataukah pada hati ada kunci-kuncinya?

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَa-fa-laa yatadabbaruuna l-qur'aanamaka, tidakkah mereka merenungkan Al-Qur'an
  2. أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَاam alaa quluubin aqfaaluhaaataukah pada hati ada kunci-kuncinya
Aplikasi

Tantangan refleksi penting: 'tidakkah mereka merenungkan Al-Qur'an, ataukah pada hati ada kunci-kuncinya?', perenungan mendalam, bukan sekadar membaca sekilas, menjadi kunci memahami; hati yang tertutup adalah penghalang sesungguhnya, bukan teksnya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-b-r, q-r-a, q-l-b, q-f-l): a-fa-laa yatadabbaruuna l-qur'aan am alaa quluub aqfaaluhaa diterjemahkan 'tidakkah mereka merenungkan Al-Qur'an, ataukah pada hati ada kunci-kuncinya' (akar d-b-r + akar q-r-' + akar q-l-b + akar q-f-l, AYAT-METODE tadabbur: menelaah Qur'an mendalam demi koherensinya; kembar langsung 4:82 (a-fa-laa yatadabbaruuna l-qur'aan.la-wajaduu fiihi khtilaafan kathiiran); pilar utama metode terjemahan ini; sepasang 38:29, 23:68). Selaras.