وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ مَا كَانَ حُجَّتَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا ائْتُوا بِآبَائِنَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Apabila dibacakan kepada mereka tanda-tanda Kami yang jelas, tidak ada hujah mereka, kecuali mengatakan, “Datangkanlah nenek moyang kami jika kalian orang-orang yang benar.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍwa-idzaa tutlaa alayhim aayaatunaa bayyinaatinapabila dibacakan kepada mereka tanda-tanda Kami yang jelas
- مَا كَانَ حُجَّتَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُواmaa kaana hujjatahum illaa an qaaluutidak ada hujah mereka, kecuali mengatakan
- ائْتُوا بِآبَائِنَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَiituu bi-aabaa'inaa in kuntum saadiqiinadatangkanlah nenek moyang kami jika kalian orang-orang yang benar
Aplikasi
Tuntutan mustahil yang berulang 'hidupkanlah kembali nenek moyang kami' sebagai satu-satunya 'hujah', kebangkrutan argumen substantif yang terbukti dari permintaan yang sengaja dirancang tidak bisa dipenuhi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. '