ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ
Kemudian, Kami jadikan engkau mengikuti syariat dari urusan. Maka, ikutilah ia dan janganlah engkau ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِtsumma ja'alnaaka alaa sharii'atin mina l-amrikemudian, Kami jadikan engkau mengikuti syariat dari urusan
- فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَfa-ttabi'haa wa-laa tattabi' ahwaa'a lladziina laa ya'lamuunamaka, ikutilah ia dan janganlah engkau ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui
Aplikasi
Instruksi mengikuti 'syariat dari urusan itu' dan menghindari 'hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui', kejelasan jalur yang harus diikuti berhadapan dengan tekanan mengikuti opini populer tanpa dasar pengetahuan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).