إِنْ هُوَ إِلَّا عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ وَجَعَلْنَاهُ مَثَلًا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ
Ia tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami beri nikmat, dan Kami jadikan ia perumpamaan bagi Bani Israil.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنْ هُوَ إِلَّا عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِin huwa illaa abdun an'amnaa alayhiia tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami beri nikmat
- وَجَعَلْنَاهُ مَثَلًا لِبَنِي إِسْرَائِيلَwa-ja'alnaahu matsalan li-banii israa'iiladan Kami jadikan ia perumpamaan bagi Bani Israil
Aplikasi
Klarifikasi status Isa yang jelas 'ia tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami beri nikmat', koreksi tegas terhadap spekulasi berlebihan, menempatkannya sebagai teladan bagi Bani Israil bukan figur ilahi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-b-d, n-'-m, j-'-l, m-ts-l, b-n-y): in huwa illaa abd an'amnaa alayhi diterjemahkan 'ia tidak lain hanyalah hamba yang Kami beri nikmat' (akar '-b-d + akar n-'-m, Isa = abd Allah (hamba), BUKAN anak Tuhan; sanggahan tegas pendewaan, sepasang 19:30, 4:172, 5:75); mathal li-banii israa'iil diterjemahkan 'perumpamaan bagi Bani Israil' (akar m-ts-l). gloss '(Isa)/(kenabian)/(tanda kekuasaan Kami)' dibuang.