صِرَاطِ اللَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ أَلَا إِلَى اللَّهِ تَصِيرُ الْأُمُورُ

jalan Allah yang milik-Nyalah apa yang di langit dan apa yang di bumi. Ketahuilah, kepada Allahlah segala urusan kembali.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. صِرَاطِ اللَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِsiraati llaahi lladzii lahu maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardijalan Allah yang milik-Nyalah apa yang di langit dan apa yang di bumi
  2. أَلَا إِلَى اللَّهِ تَصِيرُ الْأُمُورُalaa ilaa llaahi tasiiru l-umuuruketahuilah, kepada Allahlah segala urusan kembali
Aplikasi

Penutup surah 'kepada Allahlah segala urusan kembali', pengembalian mutlak segala persoalan kepada satu titik akhir yang sama, kesimpulan yang menenangkan di tengah kompleksitas urusan dunia.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-r-t, a-l-h, s-m-w, a-r-d, s-y-r, a-m-r): siraat allaah diterjemahkan 'jalan Allah' (akar s-r-t); ilaa llaah tasiiru l-umuur diterjemahkan 'kepada Allah segala urusan kembali' (akar s-y-r + akar '-m-r). Selaras.