Ayat 42:37

وَالَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ وَإِذَا مَا غَضِبُوا هُمْ يَغْفِرُونَ

dan orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah, mereka memberi maaf;

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَالَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَwa-lladziina yajtanibuuna kabaa'ira l-itsmi wa-l-fawaahishadan orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji
  2. وَإِذَا مَا غَضِبُوا هُمْ يَغْفِرُونَwa-idzaa maa ghadibuu hum yaghfiruunadan apabila mereka marah, mereka memberi maaf
Aplikasi

Daftar kualitas: 'menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, dan apabila mereka marah segera memberi maaf', pengendalian diri yang mencakup baik penghindaran pelanggaran maupun respons emosional yang matang saat tersulut amarah.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Corpus ayat ini: «yagofiru, tanpa-al». ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').

Ayat 42:38

وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

dan orang-orang yang menyambut seruan Tuhan mereka dan menegakkan salat, sedangkan urusan mereka dimusyawarahkan di antara mereka, dan mereka menginfakkan sebagian dari apa yang Kami rezekikan kepada mereka;

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَwa-lladziina stajaabuu li-rabbihim wa-aqaamuu s-salaatadan orang-orang yang menyambut seruan Tuhan mereka dan menegakkan salat
  2. وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْwa-amruhum shuuraa baynahumsedangkan urusan mereka dimusyawarahkan di antara mereka
  3. وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَwa-mimmaa razaqnaahum yunfiquunadan mereka menginfakkan sebagian dari apa yang Kami rezekikan kepada mereka
Aplikasi

Prinsip musyawarah: 'urusan mereka diputuskan dengan musyawarah di antara mereka' disebutkan sejajar dengan salat dan infak. Konkretnya: konsultasi kolektif dijadikan sifat karakter komunitas beriman yang setara nilainya dengan ibadah ritual, pengambilan keputusan bersama adalah nilai spiritual, bukan sekadar prosedur administratif yang bisa diabaikan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…n Tuhan dan melaksanakan salat, sedangkan urusan mereka…”. Corpus ayat ini: «S~alawpa, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').

Ayat 42:39

وَالَّذِينَ إِذَا أَصَابَهُمُ الْبَغْيُ هُمْ يَنْتَصِرُونَ

dan orang-orang yang apabila kezaliman menimpa mereka, mereka membela diri.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَالَّذِينَ إِذَا أَصَابَهُمُ الْبَغْيُ هُمْ يَنْتَصِرُونَwa-lladziina idzaa asaabahumu l-baghyu hum yantasiruunadan orang-orang yang apabila kezaliman menimpa mereka, mereka membela diri
Aplikasi

Hak membela diri: 'apabila kezaliman menimpa mereka, mereka membela diri', pembelaan diri diakui sebagai respons sah terhadap ketidakadilan, bukan sikap pasif yang dituntut selalu diam menerima.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-w-b, b-gh-y, n-s-r): asaabahumu l-baghy diterjemahkan 'kezaliman (kelaliman) menimpa mereka' (akar s-w-b + akar b-gh-y); yantasiruun diterjemahkan 'membela diri' (akar n-s-r, hak membela diri dari penindasan; keseimbangan dengan pemaafan 42:40). gloss '(juga lebih baik…)/(mereka diperlakukan dengan zalim)' dibuang.