وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَٰكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ

Seandainya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, niscaya mereka akan melampaui batas di bumi. Akan tetapi, Dia menurunkan dengan kadar yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia waskita, melihat hamba-hamba-Nya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِwa-law basata llaahu r-rizqa li-ibaadihi la-baghaw fii l-ardiseandainya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, niscaya mereka akan melampaui batas di bumi
  2. وَلَٰكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُwa-laakin yunazzilu bi-qadarin maa yashaa'uakan tetapi, Dia menurunkan dengan kadar yang Dia kehendaki
  3. إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌinnahu bi-ibaadihi khabiirun basiirunsesungguhnya Dia waskita, melihat hamba-hamba-Nya
Aplikasi

Pengendalian rezeki yang bijaksana: 'seandainya Allah melapangkan rezeki. niscaya mereka akan berbuat melampaui batas', pembatasan kelimpahan sebagai bentuk perlindungan dari potensi penyalahgunaan, bukan kekurangan kasih sayang.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!).