وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعَاءٍ عَرِيضٍ

Dan apabila Kami menganugerahkan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; dan apabila keburukan menyentuhnya, maka, ia banyak berdoa.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِwa-idzaa an'amnaa alaa l-insaani a'rada wa-na'aa bi-jaanibihidan apabila Kami menganugerahkan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri
  2. وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعَاءٍ عَرِيضٍwa-idzaa massahu sh-sharru fa-dzuu du'aa'in ariidindan apabila keburukan menyentuhnya, maka, ia banyak berdoa
Aplikasi

Pola berpaling saat nikmat, berdoa panjang saat kesulitan, ketidakseimbangan yang sama diulang dengan penekanan berbeda: menjauh saat senang, mendekat hanya saat butuh.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-'-m, a-n-s, '-r-d, n-a-y, j-n-b, m-s-s, sh-r-r, d-'-w): an'amnaa diterjemahkan 'menganugerahkan nikmat' (akar n-'-m); a'rada wa na'aa bi-jaanibihi diterjemahkan 'berpaling & menjauhkan diri' (akar '-r-d + akar n-'-y); dhuu du'aa' ariid diterjemahkan 'banyak berdoa (doa yang panjang)' (akar d-'-w, da'aa; manusia menyeru Allah HANYA saat susah, cf. 39:8, 10:12). gloss '(tidak mensyukuri nikmat-Nya)/(dari Allah dengan sombong)' dibuang.