فَإِنْ يَصْبِرُوا فَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْ ۖ وَإِنْ يَسْتَعْتِبُوا فَمَا هُمْ مِنَ الْمُعْتَبِينَ

Maka, jika mereka bersabar, apilah tempat tinggal mereka; dan jika mereka meminta belas kasihan, mereka bukanlah termasuk orang-orang yang dikasihani.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَإِنْ يَصْبِرُوا فَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْfa-in yasbiruu fa-n-naaru matswan lahummaka, jika mereka bersabar, apilah tempat tinggal mereka
  2. وَإِنْ يَسْتَعْتِبُوا فَمَا هُمْ مِنَ الْمُعْتَبِينَwa-in yasta'tibuu fa-maa hum mina l-mu'tabiinadan jika mereka meminta belas kasihan, mereka bukanlah termasuk orang-orang yang dikasihani
Aplikasi

Nasib tanpa jalan keluar: bersabar tetap di neraka, meminta belas kasihan pun tidak dikabulkan, kebuntuan total tanpa opsi mitigasi apa pun yang tersisa.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-b-r, n-w-r, ts-w-y, '-t-b): yasbiruu diterjemahkan 'bersabar' (akar s-b-r); mathwaa diterjemahkan 'tempat tinggal' (akar ts-w-y); yasta'tibuu diterjemahkan 'minta belas kasihan (dimaafkan)' (akar '-t-b); mu'tabiin diterjemahkan 'yang dikasihani' (akar '-t-b). gloss '(atas azab neraka)' dibuang.