ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ
Masuklah ke pintu-pintu Jahanam, kalian kekal di dalamnya. Maka, seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang sombong.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَاudkhuluu abwaaba jahannama khaalidiina fiihaamasuklah ke pintu-pintu Jahanam, kalian kekal di dalamnya
- فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَfa-bi'sa matswaa l-mutakabbiriinamaka, seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang sombong
Aplikasi
Konsekuensi permanen 'kekal di dalamnya' bagi 'orang-orang yang sombong', pengulangan tema kesombongan sebagai akar penolakan yang berujung konsekuensi abadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.