أَسْبَابَ السَّمَاوَاتِ فَأَطَّلِعَ إِلَىٰ إِلَٰهِ مُوسَىٰ وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ كَاذِبًا ۚ وَكَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِفِرْعَوْنَ سُوءُ عَمَلِهِ وَصُدَّ عَنِ السَّبِيلِ ۚ وَمَا كَيْدُ فِرْعَوْنَ إِلَّا فِي تَبَابٍ

jalan-jalan langit, lalu, aku dapat menengok Tuhan Musa; dan sesungguhnya aku benar-benar mengiranya seorang pendusta.” Dan demikianlah dijadikan terasa indah bagi Firaun keburukan amalnya, dan ia dihalangi dari jalan; dan tidaklah tipu daya Firaun kecuali dalam kerugian.

Terjemahan bertahap (6 jeda)
  1. أَسْبَابَ السَّمَاوَاتِasbaaba s-samaawaatijalan-jalan langit
  2. فَأَطَّلِعَ إِلَىٰ إِلَٰهِ مُوسَىٰfa-attali'a ilaa ilaahi muusaalalu, aku dapat menengok Tuhan Musa
  3. وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ كَاذِبًاwa-innii la-azhunnuhu kaadzibandan sesungguhnya aku benar-benar mengiranya seorang pendusta
  4. وَكَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِفِرْعَوْنَ سُوءُ عَمَلِهِwa-ka-dzaalika zuyyina li-fir'awna suu'u amalihidan demikianlah dijadikan terasa indah bagi Firaun keburukan amalnya
  5. وَصُدَّ عَنِ السَّبِيلِwa-sudda ani s-sabiilidan ia dihalangi dari jalan
  6. وَمَا كَيْدُ فِرْعَوْنَ إِلَّا فِي تَبَابٍwa-maa kaydu fir'awna illaa fii tabaabindan tidaklah tipu daya Firaun kecuali dalam kerugian
Aplikasi

Upaya yang berujung 'kerugian' karena berdasarkan premis yang keliru sejak awal, kegagalan yang tak terhindarkan ketika proyek besar dibangun di atas kesalahpahaman fundamental tentang hakikat yang dicari.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-b-b, s-m-w, t-l-', a-l-h, zh-n-n, k-dz-b, z-y-n, s-w-a, '-m-l, s-d-d, s-b-l, k-y-d, t-b-b): attali'a ilaa ilaah muusaa diterjemahkan 'menengok Tuhan Musa' (akar t-l-' + ilaah); azhunnuhu kaadhiban diterjemahkan 'menyangkanya pendusta' (akar zh-n-n + akar k-dz-b); zuyyina li-fir'awn suu' amalihi diterjemahkan 'dihiasi bagi Firaun keburukan amalnya' (akar z-y-n, cf. 6:43, 8:48); sudda an as-sabiil diterjemahkan 'dihalangi dari jalan' (akar s-d-d); kaydu fir'awn illaa fii tabaab diterjemahkan 'tipu daya Firaun dalam kerugian' (akar k-y-d + akar t-b-b). Selaras.