وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا هَامَانُ ابْنِ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَبْلُغُ الْأَسْبَابَ

Dan Firaun berkata, “Wahai Haman, bangunkanlah untukku sebuah menara, agar aku sampai ke jalan-jalan itu,

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَقَالَ فِرْعَوْنُwa-qaala fir'awnudan Firaun berkata
  2. يَا هَامَانُ ابْنِ لِي صَرْحًاyaa haamaanu bni lii sarhanwahai Haman, bangunkanlah untukku sebuah menara
  3. لَعَلِّي أَبْلُغُ الْأَسْبَابَla'allii ablughu l-asbaabaagar aku sampai ke jalan-jalan itu
Aplikasi

Proyek ambisius Firaun membangun menara untuk 'menengok Tuhan Musa', kesalahpahaman mendasar membayangkan Tuhan sebagai entitas fisik yang bisa dicari lewat ketinggian bangunan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, b-n-y, s-r-h, b-l-gh, s-b-b): ibni sarhan diterjemahkan 'bangunkanlah menara' (akar b-n-y + akar s-r-h); ablughu l-asbaab diterjemahkan 'sampai ke sarana (pintu)' (akar b-l-gh + akar s-b-b). Selaras.