فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللَّهِ وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَ

Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika ia datang kepadanya? Bukankah di Jahanam ada tempat tinggal bagi orang-orang kafir?

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللَّهِfa-man azhlamu mimman kadzaba alaa llaahimaka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah
  2. وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُwa-kadzdzaba bi-s-sidqi idz jaa'ahudan mendustakan kebenaran ketika ia datang kepadanya
  3. أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَa-laysa fii jahannama matswan li-l-kaafiriinabukankah di Jahanam ada tempat tinggal bagi orang-orang kafir
Aplikasi

Pertanyaan konfrontatif 'siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah dan mendustakan kebenaran', dua bentuk kezaliman berat (kebohongan aktif dan penolakan kebenaran) disandingkan sebagai pelanggaran setara beratnya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar zh-l-m, k-dz-b, a-l-h, s-d-q, j-y-a, l-y-s, ts-w-y, k-f-r): kadhaba alaa llaah wa kadhdhaba bi-s-sidq diterjemahkan 'berbohong terhadap Allah & mendustakan kebenaran' (akar k-dz-b + akar s-d-q putaran 84, dua kezaliman: dusta atas Allah + menolak sidq/kebenaran); mathwaa diterjemahkan 'tempat tinggal' (akar ts-w-y). Selaras.