فَأَذَاقَهُمُ اللَّهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Maka, Allah menimpakan kepada mereka kehinaan dalam kehidupan dunia. Sungguh, azab akhirat lebih besar, kalau mereka mengetahui.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَأَذَاقَهُمُ اللَّهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَاfa-adzaaqahumu llaahu l-khizya fii l-hayaati d-dunyaamaka, Allah menimpakan kepada mereka kehinaan dalam kehidupan dunia
  2. وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُwa-la-adzaabu l-aakhirati akbarusungguh, azab akhirat lebih besar
  3. لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَlaw kaanuu ya'lamuunakalau mereka mengetahui
Aplikasi

Kehinaan di dunia sebagai pratinjau azab akhirat yang 'lebih besar kalau mereka mengetahui-nya', konsekuensi berlapis di mana yang terlihat sekarang hanyalah sebagian kecil dari yang sesungguhnya menanti.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).