لَوْ أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا لَاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ سُبْحَانَهُ ۖ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
Seandainya Allah hendak mengambil anak, pasti Dia memilih apa yang Dia kehendaki dari apa yang Dia ciptakan. Mahasuci Dia; Dialah Allah Yang Esa, Sang Penakluk.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- لَوْ أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًاlaw araada llaahu an yattakhidza waladanseandainya Allah hendak mengambil anak
- لَاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُla-stafaa mimmaa yakhluqu maa yashaa'upasti Dia memilih apa yang Dia kehendaki dari apa yang Dia ciptakan
- سُبْحَانَهُsubhaanahuMahasuci Dia
- هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُhuwa llaahu l-waahidu l-qahhaaruDialah Allah Yang Esa, Sang Penakluk
Aplikasi
Argumen logis menolak klaim anak ilahi: 'seandainya Allah hendak mengambil anak, pasti Dia memilih apa yang Dia kehendaki', bahkan hipotesis lawan bicara dijawab dengan logika konsisten dari premis mereka sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-w-d, a-l-h, a-kh-dz, w-l-d, s-f-w, kh-l-q, sh-y-a, s-b-h, w-h-d, q-h-r): araada an yattakhidha waladan diterjemahkan 'hendak mengambil anak' (akar r-w-d + akar '-kh-dz + akar w-l-d); istafaa diterjemahkan 'memilih' (akar s-f-w); al-waahid al-qahhaar diterjemahkan 'Yang Esa lagi Maha Mengalahkan' (akar w-h-d + akar q-h-r, bantahan bersyarat atas keturunan Ilahi; tauhid). gloss '(makhluk-Nya sebagai)' dibuang.