وَقَالُوا مَا لَنَا لَا نَرَىٰ رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِنَ الْأَشْرَارِ
Dan mereka berkata, “Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu kami anggap termasuk orang-orang yang jahat?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَقَالُوا مَا لَنَا لَا نَرَىٰ رِجَالًاwa-qaaluu maa lanaa laa naraa rijaalandan mereka berkata, mengapa kami tidak melihat orang-orang
- كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِنَ الْأَشْرَارِkunnaa na'udduhum mina l-ashraariyang dahulu kami anggap termasuk orang-orang yang jahat
Aplikasi
Kebingungan mencari 'orang-orang yang dahulu kami anggap termasuk orang-orang yang jahat', momen ironis menyadari penilaian masa lalu yang mungkin keliru.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-a-y, r-j-l, k-w-n, '-d-d, sh-r-r): rijaal diterjemahkan 'orang-orang' (akar r-j-l); na'udduhum diterjemahkan 'kami anggap' (akar '-d-d); ashraar diterjemahkan 'yang jahat' (akar sh-r-r, yang sombong di neraka mencari orang beriman yang dulu mereka cemooh sbg 'jahat', padahal di surga). gloss '(penghuni neraka)/(di dunia)/(hina)' dibuang.