أَأُنْزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِنْ بَيْنِنَا ۚ بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِنْ ذِكْرِي ۖ بَلْ لَمَّا يَذُوقُوا عَذَابِ
Apakah peringatan diturunkan kepadanya, di antara kita?” Bahkan, mereka dalam keraguan tentang peringatan-Ku; bahkan, mereka belum merasakan azab-Ku.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَأُنْزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِنْ بَيْنِنَاa-unzila alayhi dz-dzikru min bayninaaapakah peringatan diturunkan kepadanya, di antara kita
- بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِنْ ذِكْرِيbal hum fii shakkin min dzikriibahkan, mereka dalam keraguan tentang peringatan-Ku
- بَلْ لَمَّا يَذُوقُوا عَذَابِbal lammaa yadzuuquu adzaabibahkan, mereka belum merasakan azab-Ku
Aplikasi
Kecemburuan tersembunyi 'apakah peringatan itu diturunkan kepadanya di antara kita?', akar penolakan sebenarnya bukan argumen substantif, melainkan pertanyaan 'mengapa dia, bukan aku?' yang menyingkap kecemburuan sosial di balik penolakan teologis.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-z-l, dz-k-r, b-y-n, sh-k-k, dz-w-q, '-dz-b): shakk min dhikrii diterjemahkan 'keraguan tentang peringatan-Ku' (akar sh-k-k + akar dz-k-r, persoalan sebenarnya: ragu pada wahyu, bukan pada orangnya); lammaa yadhuuquu adhaab diterjemahkan 'belum merasakan azab' (akar dz-w-q). gloss '(Al-Qur'an)/(kitab-Ku)/(ragu karena)' dibuang.