وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ
Kami menebusnya dengan sembelihan yang agung.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَفَدَيْنَاهُwa-fadaynaahudan Kami menebusnya
- بِذِبْحٍ عَظِيمٍbi-dzibhin azhiimindengan sembelihan yang agung
Aplikasi
Penebusan dengan 'sembelihan yang agung' menggantikan pengorbanan awal, pola pembebasan penuh rahmat yang datang setelah kesediaan total ditunjukkan, bukan tuntutan yang harus dipenuhi secara harfiah sampai akhir.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.