وَلَوْ نَشَاءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰ أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ
Dan seandainya Kami menghendaki, pastilah Kami menghapus penglihatan mereka, lalu mereka berlomba-lomba menuju jalan, maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَوْ نَشَاءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰ أَعْيُنِهِمْwa-law nashaa'u la-tamasnaa alaa a'yunihimdan seandainya Kami menghendaki, pastilah Kami menghapus penglihatan mereka
- فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَfa-stabaqu s-siraata fa-annaa yubsiruunalalu mereka berlomba-lomba menuju jalan, maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat
Aplikasi
Andai dikehendaki, penglihatan bisa dihapus total meski mereka 'berlomba-lomba mencari jalan', pengingat bahwa kemampuan melihat kebenaran adalah anugerah yang tidak boleh dianggap remeh atau otomatis selalu tersedia.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.