إِنَّ اللَّهَ عَالِمُ غَيْبِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Sesungguhnya Allah Yang Mengetahui yang gaib di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia berilmu tentang apa yang tersimpan dalam dada.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِنَّ اللَّهَ عَالِمُ غَيْبِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِinna llaaha aalimu ghaybi s-samaawaati wa-l-ardisesungguhnya Allah Yang Mengetahui yang gaib di langit dan di bumi
  2. إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِinnahu aliimun bi-dzaati s-suduurisesungguhnya Dia berilmu tentang apa yang tersimpan dalam dada
Aplikasi

Cakupan pengetahuan ganda: 'yang gaib di langit dan bumi' sekaligus 'segala isi hati', kesadaran ilahi menembus baik skala kosmis maupun kedalaman personal yang paling tersembunyi sekalipun.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').