وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ هُوَ الْحَقُّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِعِبَادِهِ لَخَبِيرٌ بَصِيرٌ

Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, yaitu Kitab, itulah yang benar, yang membenarkan apa yang ada sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Sang Teliti lagi Sang Melihat terhadap hamba-hamba-Nya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ هُوَ الْحَقُّwa-lladzii awhaynaa ilayka mina l-kitaabi huwa l-haqqudan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, yaitu Kitab, itulah yang benar
  2. مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِmusaddiqan limaa bayna yadayhiyang membenarkan apa yang ada sebelumnya
  3. إِنَّ اللَّهَ بِعِبَادِهِ لَخَبِيرٌ بَصِيرٌinna llaaha bi-ibaadihi la-khabiirun basiirunsesungguhnya Allah benar-benar Sang Teliti lagi Sang Melihat terhadap hamba-hamba-Nya
Aplikasi

Penegasan kontinuitas: wahyu ini 'membenarkan kitab-kitab sebelumnya', pesan baru tidak menghapus melainkan menegaskan kembali kebenaran yang telah disampaikan sebelumnya lintas generasi kenabian.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!).