ثُمَّ أَخَذْتُ الَّذِينَ كَفَرُوا ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ
Kemudian, Aku azab orang-orang yang kufur. Maka, betapa pengingkaran-Ku!
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ثُمَّ أَخَذْتُ الَّذِينَ كَفَرُوا ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِtsumma akhadztu lladziina kafaruu fa-kayfa kaana nakiirikemudian Aku azab orang-orang yang kufur; maka betapa pengingkaran-Ku
Aplikasi
Konsekuensi historis yang tegas: 'betapa dahsyat pengingkaran-Ku' bagi yang menolak, peringatan keras berbasis contoh serupa nyata, bukan ancaman kosong tanpa dasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, k-f-r, k-y-f, k-w-n, n-k-r): akhadhtu diterjemahkan 'Aku azab (renggut)' (akar '-kh-dz); nakiir diterjemahkan 'pengingkaran-Ku' (akar n-k-r). gloss '(lihatlah)/(akibat kemurkaan-Ku)' dibuang.