بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي الْآخِرَةِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ

Segala puji bagi Allah, yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan bagi-Nya segala puji di akhirat. Dan Dia Sang Penuh Hikmah lagi Sang Teliti.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِal-hamdu lillaahi lladzii lahu maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardisegala puji bagi Allah, yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi
  2. وَلَهُ الْحَمْدُ فِي الْآخِرَةِwa-lahu l-hamdu fii l-aakhiratidan bagi-Nya segala puji di akhirat
  3. وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُwa-huwa l-hakiimu l-khabiirudan Dia Sang Penuh Hikmah lagi Sang Teliti
Aplikasi

Pembukaan Surah Saba' dengan pujian menyeluruh: pemilik segala yang di langit dan bumi, pujian bahkan berlanjut di akhirat, cakupan otoritas yang tidak terbatas pada kehidupan dunia semata.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah' (takrif corpus); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan). Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).