يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا
Pada hari wajah-wajah mereka dibolak-balik dalam api, mereka berkata, “Aduhai, sekiranya dahulu kami menaati Allah dan menaati Rasul.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِyawma tuqallabu wujuuhuhum fii n-naaripada hari wajah-wajah mereka dibolak-balik dalam api
- يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَاyaquuluuna yaa laytanaa ata'naa llaaha wa-ata'naa r-rasuulaamereka berkata, aduhai, sekiranya dahulu kami menaati Allah dan menaati Rasul
Aplikasi
Penyesalan yang datang terlambat: 'sekiranya dahulu kami menaati Allah dan menaati Rasul' diucapkan saat wajah dibolak-balik dalam api, pengingat keras bahwa penyesalan setelah konsekuensi final tiba tidak lagi bisa mengubah apa pun, mendorong ketaatan dilakukan SEKARANG, bukan ditunda.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, q-l-b, w-j-h, n-w-r, q-w-l, t-w-', a-l-h, r-s-l): yawma tuqallabu wujuuhuhum fi n-naar yaquuluuna yaa laytanaa ata'na llaaha wa ata'na r-rasuulaa diterjemahkan 'sekiranya kami taati Allah & Rasul' (akar q-l-b + akar t-w-', penyesalan; ketaatan pada Rasul=ketaatan menyampaikan-wahyu Allah, satu kesatuan, cf. 4:80). Selaras.